Suka Duka Mahasiswa Kedokteran Gigi

Menjadi dokter gigi adalah cita-cita yang sangat mulia. Untuk meraihnya pun perlu perjuangan yang tidak mudah. Ada begitu banyak rintangan yang harus dihadapi tapi ada juga hal-hal indah yang bisa ditemui. Mau tahu apa saja itu? Cari tahu yuk, suka dukanya menjadi mahasiswa kedokteran gigi!



Kebanggaan tersendiri


Siapa sih yang tidak bangga kalau bisa menjadi mahasiswa kedokteran gigi? Orang-orang pasti akan memandang mahasiswa kedokteran gigi sebagai sosok yang keren. Sebagai calon dokter gigi, rasanya juga pantas-pantas saja kok kalau berbangga diri asal tidak berlebihan.


Punya gigi sehat


Karena setiap hari dijejali dengan ilmu-ilmu tentang kesehatan gigi maka otomatis mahasiswa kedokteran gigi akan terpacu untuk menjaga kesehatan giginya. Mereka juga lebih mudah mendapat fasilitas kesehatan gigi karena sudah kenal beberapa dokter gigi.


Masa depan cerah


Kuliah di kedokteran gigi maka sudah bisa dipastikan kalau di masa depan nanti ya akan menjadi dokter gigi. Jadi tidak perlu galau lagi memikirkan besok mau jadi apa. Hanya saja terkadang ada pengecualian beberapa mahasiswa yang memilih jalan yang berbeda dari jurusan ilmunya.


Profesi yang mulia


Dokter gigi adalah sebuah pekerjaan yang mulia. Bisa menolong orang lain untuk memiliki gigi sehat dan senyum yang ceria tentu akan menjadi kebahagiaan tersendiri. Ini nih yang bikin mahasiswa kedokteran gigi semangat untuk segera menyelesaikan kuliahnya.


Calon menantu idaman


Siapa sih orang tua yang tidak mau punya menantu dokter? Apalagi dokter gigi dikenal punya penghasilan yang tinggi. Status sebagai mahasiswa kedokteran gigi membuat seseorang punya nilai lebih di mata pasangan dan keluarga pasangan tentunya.


Jadwal padat


Jangan bermimpi punya waktu bersantai setelah menjadi mahasiswa kedokteran gigi. Jadwal kuliah yang padat dari pagi sampai sore, belum lagi jadwal praktikum yang sama padatnya, dan akan semakin padat lagi kalau sudah masuk klinik.


Harus hemat


Kuliah di kedokteran gigi sama saja harus siap-siap untuk hidup sederhana. Ada banyak sekali alat-alat yang harus dibeli demi kelancaran praktikum. Oleh karena itu anak kedokteran gigi biasanya harus menahan diri untuk tidak boros jajan atau membeli barang-barang yang kurang penting.


Waktu kuliah lama


Ini berlaku untuk semua mahasiswa kedokteran, bukan hanya kedokteran gigi. Ada waktu kuliah yang harus ditempuh ditambah dengan waktu untuk koas. Mahasiswa kedokteran gigi yang tidak sabar biasanya lebih memilih untuk nikah dulu biar hemat umur.


Belajar dan belajar


Dokter gigi bukan pekerjaan yang main-main. Mahasiswa kedokteran gigi harus berjuang menguasai semua ilmu kesehatan gigi yang nggak bisa dihapal dalam semalam. Mereka harus sadar bahwa pekerjaan mereka besok berhubungan dengan tubuh orang lain jadi ya harus tanggung jawab dengan giat belajar dan menguasai ilmu sebaik mungkin.


Susah cari pasien


Ketika sudah memasuki masa koas, maka mahasiswa kedokteran gigi harus bekerja keras jungkir balik demi mencari pasien. Belum lagi kalau dosen meminta pasien dengan kasus-kasus tertentu, tambah pusing lagi deh.

Adelina Mayang

Scroll To Top