Opini Anak SMK soal Anak-anak SMA


SMA dan SMK sebenarnya tidak bisa diperbandingkan begitu saja. Keduanya memiliki keunggulan dan kelebihan masing-masing. Istilahnya ga apple to apple gitu. Tapi sayangnya, sampai saat ini, anak SMK masih mendapat citra negatif di mata masyarakat. Seperti dianggap sebagai anak nakal, sekolah di tempat yang tidak elit, trus kalo mau kuliah, endingnya susah masuk. Banyak juga yang bilang lulusan SMK bakal jadi pegawai biasa.

Sebaliknya, anak SMA dianggap pintar, mendapat prioritas ketika ingin lanjut kuliah, dan masih banyak citra positif lainnya. Trus, bagaimana sih sebenernya pendapat anak SMK mengenai teman-teman mereka yang sekolah di SMA?

Anak SMA itu lebih gampang kalo mau masuk PTN/PTS


Emang lebih gampang karena pada dasarnya lulusan dari SMA memang bertujuan  untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Selain itu, pendidikan yang diberikan di SMA bersifat umum atau non-vokasional, dan mereka diberikan bekal berupa teori  ilmu pengetahuan yang mendalam. Bekal ini lah yang menyebabkan persentase mereka untuk menembus seleksi penerimaan mahasiswa baru di PTN atau PTS akan jauh lebih mudah.

Anak SMA itu pemikirannya teoritis dan text book banget


Karena porsi belajar anak SMA itu 100% teori, tidak seperti anak SMK yang mendapat porsi 40% teori dan 60% praktek. Nah, hal ini yang akhirnya menyebabkan kalo pemikiran anak SMA itu text book banget, karena mereka kurang mengeksplor praktek.

Anak SMA itu enak, karena ga punya beban se-berat anak SMK


Sebagian jurusan di SMK mengharuskan anak SMK buat bikin laporan praktikum berlembar-lembar serta harus ditulis tangan. Apalagi pelajaran produktif di bengkel serta gambar teknik yang cukup menyita waktu. Selain itu sebagai siswa SMK wajib menjalani magang di dunia industri atau usaha yang relevan dengan jurusan untuk satu semester. Tak jarang, sebagai anak SMK harus pergi ke luar kota dan ngekost. Otomatis harus jauh dengan keluarga dan pacar selama masa magang.

Jauh dari orang-orang terdekat dan perlakuan di tempat magang yang nggak membedakan antara anak SMK dan pegawai lain sedikit-banyak membuat anak SMK merasa tertekan. Ditambah bayang-bayang Laporan Magang dan presentasinya yang menunggu. Anak SMA mana ada yang kaya gitu? Hal ini menjadikan anak SMK memiliki beban lebih berat dibanding anak SMA.

Tapi Bisa Aja Sih Anak SMA Kalah.


Lulusan SMA akan kalah bersaing dengan lulusan SMK jika ingin langsung terjun di dunia kerja, karena tamatan SMK memang sudah dipersiapkan dan dilatih untuk masuk ke dunia kerja, selain itu anak SMK juga sudah diberikan skill tertentu sesuai jurusan yang mereka ambil untuk bisa diterapkan didunia kerja nantinya. Beda dengan SMA yang ga punya skill apapun ketika lulus nanti.

Anak SMA itu manja, ga mandiri


Anak SMA itu manja, karena mayoritas lulusan SMA pasti berminat untuk melanjutkan pendidikan di PTN/PTS. Nah, ketika kuliah, anak SMA masih minta uang ama ortu. Baik untuk membayar biaya kuliah, maupun uang saku. Beda dengan anak SMK  yang sudah bisa mandiri. Ketika lulus nanti, mereka akan langsung bisa terjun ke industri dan bekerja.  Dengan bekerja, anak SMK bisa membantu perekonomian keluarga dan melatih kemandirian mereka.

Anak SMA itu enak, ujiannya cuma satu, UN doang


Di mata anak SMK,  menjadi anak SMA itu enak. Ujian Nasionalnya cuma dilakukan secara tertulis. Sementara anak SMK  dituntut harus lulus Ujian Nasional Praktik Kejuruan sebelum mengikuti Ujian Nasional Tertulis.

Anak SMA itu enak karena dinomorsatukan dalam Seleksi masuk PTN favorit


Anak SMA, apalagi jurusan IPA itu memiliki keleluasaan dalam memilih jurusan yang ingin mereka ambil saat kuliah nanti. Beda dengan anak SMK, ada beberapa universitas yang membatasi kuota anak SMK.

Anak  SMA itu stagnan, tidak bisa berkembang secara maksimal


Anak SMA itu tidak bisa berkembang secara maksimal karena mereka cuma dapet teori doang. Berbeda dengan program pembelajaran di SMK yang lebih menekankan pada pembekalan praktik jauh lebih banyak dibandingkan pembelajaran teori. Dengan program seperti ini, maka anak SMK lebih terarah pada persiapan teknis menuju penguasaan teknologi terpakai di dalam kehidupan. Nah, penguasaan teknologi inilah yang memungkinkan bagi anak SMK  untuk dapat mengembangkan diri secara maksimal. Jadi, beda kan dengan anak SMA?

Nah, itu adalah beberapa pendapat anak SMK tentang anak SMA. Gimana pendapatmu?


Arditya G.F


Scroll To Top