Setelah Membaca Ini Kamu akan Membenci Perburuan Paus

Ternyata si ikan raksasa ini sangat bermanfaat bagi lainnya ya... Jika setiap hari ikan paus selalu diburu untuk kepentingan manusia, apa jadinya dikehidupan mendatang terutama kehidupan dunia laut?

Ini dia yang terjadi kalau Paus musnah dari ekosistem laut: 


Populasi Fitoplankton Berkurang, Itu Tandanya Penyerapan Karbondioksida di Laut Akan Berkurang


Apa hubungannya fitoplankton dengan paus?  Fitoplankton itu berfungsi untuk menyerap karbondioksida di dalan air laut. Nah hubungannya adalah  fitoplankton membutuhkan zat besi sebagai makanannya, sedangkan kotoran paus dalam bentuk liquit mengandung zat besi. Kok bisa kotoran justru mengandung zat besi? Bisa banget karena ketika paus makan tidak semua sari-sari makanan diserap oleh tubuhnya. Alhasil sisa-sisa sari makanan dibuang melalui kotorannya.

Fitoplankton menyerap karbondioksida untuk proses fotositesis lho, kebayang dong kalau gak ada fitoplankton. Pasokan oksigen dalam laut pasti berkurang, oksigen saja tidak ada bagaimana ikan lainnya bisa bertahan hidup. Kasihan kan ikannya nanti bisa sesak nafas.


Kesuburan Rerumputan Laut Dalam Kondisi Kritis


Gimana dengan nasip ikan yang gemar makan tumbuhan? Kalau cadangan produsen saja sudah berkurang bagaimana dengan nasib konsumen dan para predator. Masih ingatkan dengan pelajaran rantai makanan. Jika salah satunya saja terganggu makan rantai berikutnya juga akan terganggu.

Jumlah kotoran yang dikeluarkan paus dalam jumlah banyak membantu menyuburkan lho. Selain itu kasihan ikan kecil lainnya tidak punya tempat tinggal kalau rerumputannya saja tidak ada. Bagaimana mereka bisa berlindung dari para predator yang siap menyantap mereka.  


Populasi Ikan Lainnya Tidak Seimbang


Wah posisi bahaya ini, bayangkan jika pasokan ikan-ikan kecil dalam keadaan yang terlalu banyak. Mungkin kata "banyak" dapat menguntungkan nelayan. Tetapi ternyata itu tidak benar, coba bayangkan jika ikan yang ditangkap nelayan setiap hari dalam jumlah banyak. Bisa-bisa manusia bosan harus menyantap ikan. Meski harganya murah, nah kalau bosan siapa lagi yang mau memakannya?

Bisa-bisa hanya tergeletak begitu saja dikeranjang ikan. Apa kalian tahan dengan bau amis dan bangkai yang menyengat. Belum lagi yang di laut, stok sangat banyak namun manusia tidak begitu membutuhkannya. Sedangkan predatornya sudah musnah, kemungkinan hal yang akan terjadi adalah ikan-ikan itu membusuk di laut dan menimbulkan bau tidak sedap.
Kualitas udara mulai terganggu nih, keadaan darurat datang. Mana masker, mana...?!
Kita Tidak Bisa Melihat Paus Bungkuk Beraksi di Permukaan, dan Nyanyiannya yang Begitu Keras Tidak Terdengar Lagi


Wah sangat disayangkan banget kalau hal itu belum sempat kita lihat. Kebayang paus segede itu salto-salto terus dia nyeburin diri ke air. Kebayang airnya lari kemana-mana. Pengen banget denger paus ini sedang nyanyi, denger-denger sih nyanyiannya kayak orang menangis.


Laut yang Segede Itu Bakalan Sepi Penghuni, Adanya Ikan Paus dengan Badannya yang Gede Membuat Ruangan di Laut Tampak Penuh



Duh lautnya berasa ditinggal sama tuan rumahnya, habis sepi banget sih. Ini kali ya... salah satu kemungkinan bila paus tidak ada. Padahal lautan kita ini sangat luas dan dalam banget, sayang kalau tidak berpenghuni.


Gak Bisa Lihat Paus yang Lucu Ini

Kamu tega musnahin aku?

Gambaran Paus Hanya Bisa dilihat Melalui Kartun dan Fosilnya Saja
Kartunku aja udah lucu, gimana aslinya?

Riwayatku hanya tinggal tulang saja...

Oleh: Rusli Asmiyatun

Scroll To Top