Sering Putus Cinta? Jangan-jangan Ini Alasannya

Cinta adalah hal yang sangat sulit dipahami, tapi kita selalu mendambakannya. Sayangnya, kebanyakan dari kita harus menghadapi akhir yang pahit. Berikut ini adalah alasan mengapa orang sering sering putus cinta:

1. Benar-benar "jatuh" cinta

Orang yang sering putus biasanya jatuh sejatuh-jatunya, cinta secinta-cintanya. 
Ini berarti, dia dibutakan oleh cinta. Kita mesti mengetahui perbedaan antara cinta dan tergila-gila. Cinta itu abadi, sedangkan tergila-gila itu hanya sementara karena sifatnya cepat pudar. Cinta adalah kerja keras dan kamu hanya akan memperoleh sebanyak yang kamu berikan.


2. Gagal mengekspresikan cinta

Tak perlu gengsi untuk mengekspresikan perasaanmu yang sebenarnya. Pasanganmu bukan cenayang, dia tidak bisa membaca pikiranmu. Kalau kamu berani jujur padanya, kamu akan terkejut dengan hasilnya.


3. Menyalahartikan rasa kasihan sebagai cinta

Mempunyai sifat simpatik adalah kekuatan sekaligus kelemahan bagimu. Kalau seseorang datang pada kita dan berbagi cerita sedihnya, kita cenderung bersimpati padanya. Perasaan simpati itu bisa berubah menjadi cinta. Namun kamu harus benar-benar yakin apakah itu cinta atau hanya rasa kasihan.


4. Mencoba untuk membuktikan cinta

Bagaimana mungkin kamu bisa membuktikan sesuatu yang tidak berwujud? Sebagian besar dari kita mencoba mati-matian untuk membuktikan cinta. Padahal cinta bukanlah sesuatu untuk dibuktikan, melainkan sesuatu untuk dirasakan.


5. Hanya ingin memperoleh status

Cinta bukanlah alat yang bisa kamu gunakan untuk mencapai kelas sosial tertentu. Cinta juga bukan bisnis, tak perlu berpikir tentang untung dan ruginya. Nikmati saja betapa bahagianya bisa berbagi perasaan yang sama dengan pasanganmu.


6. Tidak mau mengubah pola pikir

Putus cinta memang menyakitkan. Namun, kita bisa mengambil pelajaran darinya. Ingat-ingat kesalahan kita dalam hubungan sebelumnya, lalu hindari mengulanginya dalam hubungan baru. Kita harus berani mengubah pola pikir demi hubungan yang lebih baik.


7. Hanya berniat untuk mengisi kekosongan hati

Hindari mencintai seseorang hanya karena kamu merasa hatimu sedang kosong. Ini bisa berakibat tidak menyenangkan untuk pasanganmu. Sebab hanya hati yang melimpah ruah yang dapat berbagi cinta, bukan hati yang kosong.


8. Mencoba untuk mengubah pasangan

Perubahan memang tidak bisa dihindari, tetapi tidak bisa juga dipaksa. Berharap pasangan akan berubah demi kita adalah suatu kebodohan. Sebaiknya kita mencintai pasangan dengan segala ketidaksempurnaannya, sebab dia melakukan hal yang sama bagi kita.


9. Terlalu mengejar-ngejar cinta

Cinta itu seperti kupu-kupu: selama kita mengejar, kita tidak akan bisa menangkapnya. Jadi tak perlu terlalu mengejar-ngejar. Lakukan saja apa yang kamu sukai dan cinta akan mengikuti.


Sering putus cinta? Mungkin karena kamu abai mencintai kekasih paling setia: dirimu sendiri.


Kalau kamu, kenapa putus?

Scroll To Top