[KEREN] Jepang Tahun 1880an dalam Sebuah Fotograf yang Diwarnai dengan Tangan


Sekarang ini, kita dapat mengakses foto langsung dari hampir setiap bagian dari planet ini, tapi hampir 130 tahun yang lalu, pengabadian sebuah momen dalam bentuk gambar tidak semudah seperti sekarang. Tidaklah mengherankan kemudian, bahwa gambar yang terlihat dari lokasi lain di seluruh dunia berbentuk persepsi global dan bahkan identitas. Salah satu contohnya adalah koleksi fotografer Italia, Adolfo Farsari, dan karyanya tentang salah satu negara yang menarik menarik, Jepang.

Farsari menyajikannya dalam bentuk sebuah gambaran konflik termasuk perang sipil Amerika. Setelah pengabdiannya di militer, ia berpindah-pindah di berbagai usaha kewirausahaan sebelum menjadi seorang fotografer komersial. Akhirnya, ia bermarkas di Yokohama, Jepang, dan menciptakan sebuah studio fotografi yang sangat sukses.

Karya-karyanya yang paling dikenal adalah potret dan lanskap yang diwarnai dengan tangan, yang sebagian besar dijual ke pengunjung asing maupun warga negara Jepang. Karya-karyanya diterbitkan dalam buku-buku, majalah, dan didistribusikan secara luas selama ini. Dia juga diakui dalam membantu membentuk standar dan perkembangan fotografi di Jepang.















Penulis: Esmeraldah Prasetya

Scroll To Top