[KEREN BANGET] 15 Sinetron Indonesia Paling Berkualitas dan Edukatif di Zaman Dulu

Banyak orang bilang sinetron Indonesia bisa merusak moral para pemirsanya. Namun asumsi itu belum tentu benar, terutama ketika sinetron tahun 80-an dan 90-an diproduksi dengan serius dan diadaptasi dari karya sastra bermutu. 

Apa saja sinetron Indonesia yang paling edukatif di zaman dulu? Mari simak dafatarnya di bawah ini untuk mencari inspirasi dan penyegaran. Siapa tahu kamu bisa memberi tahu para filmmaker dalam negeri untuk membangkitkan performa sinetron Indonesia dengan kualitas yang lebih baik.

1. Si Doel Anak Sekolahan

Si Doel Anak Sekolahan adalah sinetron legendaris Indonesia yang paling sukses dan dikenal masyarakat hingga saat ini. Sinetron ini yang dibintangi Rano Karno, Benyamin, Mandra, dkk. ini sangat edukatif karena mengangkat budaya tradisional Betawai dan nilai-nilai kekeluargaan dalam keluarga Si Doel.

2. Keluarga Cemara


Keluarga Cemara adalah sinetron Indonesia dengan jalan cerita yang paling menyentuh dan banyak mengandung pesan moral. Sinetron karya Arswendo Atmowiloto ini berkisah tentang keluarga tukang becak yang sederhana dan menghadapi hidup dengan tabah.

3. Jendela Rumah Kita


Sinetron Jendela Rumah Kita tayang di TVRI pada tahun 1990. Pada saat itu, biasanya orang 1 kampung menonton TV bersama-sama di balai RT untuk mengikuti sinetron ini. Jendela Rumah Kita mempunyai jalan cerita yang edukatif karena tokoh utama yang diperankan oleh Dede Yusuf mempunyai karakter pemberani, jujur, dan suka menolong.

4. Siti Nurbaya


Siti Nurbaya adalah sinetron yang diadaptasi dari karya sastra legendaris Marah Rusli. Sinetron ini mampu menampilkan budaya tradisional di Indonesia dalam konteks perjodohan dan pernikahan. Siti Nurbaya mampu menampilkan akting prima dari HIM Damsyik, Novia Kolopaking, dan Samsul Bahri.

5. Cinta


Cinta adalah sinetron adaptasi dari novel Mira W. Alur ceritanya menyentuh, pengambilan gambarnya menarik, dan soundracknya "Bahasa Kalbu" yang dinyanyikan Titi DJ menjadi lagu legendaris hingga sekarang.

6. Sengsara Membawa Nikmat


Sengsara Membawa Nikmat diadaptasi dari literatur karya Sutan Sati. Sinetron ini menghadirkan budaya tradisional Indonesia dengan apik. Tokoh utamanya, Midun, adalah figur anak muda yang patut dicontoh karena ia baik hati, sopan, rajin beribadah, dan jago pencak silat. 

7. Buku Harian


Buku Harian adalah sinetron dengan plot sederhana namun mengandung banyak pesan moral tentang hidup berkeluarga. Sinetron ini dibintangi aktor dan aktris top Indonesia seperti Dedi Petet, Ully Artha, Alm. Ajie Massaid, dll.

8. Jin dan Jun


Jin dan Jun adalah sinetron yang menjadi pelopor munculnya sinetron serupa seperti Jinny Oh Jinny, Tuyul dan Mbak Yul, dan sinetron-sinetron baru saat ini. Sinetron ini berkisah tentang persahabatan Om Jin dan remaja laki-laki bernama Jun yang selalu rukun dan saling membantu.

9. Lupus


Sinetron Lupus didaptasi dari karya fiksi ciptaan Hilman yang menjadi ikon anak muda zaman dulu. Style Lupus yang cuek menjadi inspirasi bagi banyak anak ABG di Indonesia pada masanya. Kisahnya yang kocak masih dalam batas-batas kesopanan yang wajar.

10. Anak Ajaib


Anak Ajaib adalah sinetron yang menjadi pelopor kesukesan munculnya sinetron-sinetron anak di Indonesia. Sinetron yang dibintangi penyanyi cilik Joshua ini berkisah tentang petualangan anak ajaib yang baik hati dan lucu.

11. Noktah Merah Perkawinan


Noktah Merah Perkawinan adalah sinetron Indonesia yang berhasil menampilkan konfilk perkawinan secara realistis. Sinetron ini juga menampilkan akting prima para aktor dan aktrisnya sehingga berhasil menguras emosi penonton. Noktah Merah perkawinan mengajarkan betapa buruknya pengaruh perselingkuhan dalam rumah tangga.

12. Losmen/ Penginapan Bu Broto


Sinetron Losmen adalah karya Wahyu Sihombing yang dibintangi oleh aktor legendaris Mathias Muchus. Sinetron ini berkisah tentang kehidupan sederhana pengelola losmen di Yogyakarta yang sangat inspiratif.

13. Aku Cinta Indonesia


Aku Cinta Indonesia adalah sinetron tahun 80-an yang mengedepankan nilai-nilai moral anak remaja pada zamannya. Sinetron yang berkisah tentang 3 sekawan ini (Amir, Cici, Ito) mengajarkan pentingnya persahabatan, persaingan yang sehat, dan tanggung jawab.

14. 1 Kakak 7 Ponakan


1 Kakak 7 Ponakan adalah sinetron keluarga yang lucu, komplit, dan sangat seru. Sinetron ini mampu mengajarkan pentingnya rasa cinta dan budi baik dalam sebuah keluarga.

15. Lorong Waktu


Lorong Waktu adalah sinetron Ramadan yang legendaris dan sudah ditayangkan dengan berbagai versi baru di TV. Sinetron ini mampu menampilkan nilai-nilai Islami yang jujur dan mengajarkan pemirsa tentang pentingnya bersikap baik dan saling menolong di masyarakat.

Scroll To Top