Ini Dia Alasan Kenapa Minat Masyarakat Terhadap Musik Indonesia Menurun

Ngerasa nggak sih kalau belakangan ini minat masyarakat terhadap musik Indonesia semakin menurun? Yup, agak miris memang. Namun inilah kenyataannya, bahkan pizna sendiri juga kurang berminat sama band-band baru yang menghiasi panggung Indonesia.

Mau tau kenapa minat masyarakat terhadap musik Indonesia menurun? Yuk kita simak jawabannya di bawah ini. 


Lagunya Ngasal aka Nggak Bisa Dinikmati


Ngerasa nggak sih kalau kualitas lagu Indonesia, terutama yang dibuat oleh band-band yang baru muncul itu asal-asalan? kalau pizna bilang sih "seenak udelnya sendiri", jadi pendengar nggak bisa nikmati lagunya karena lagunya itu "Apaan sih banget". Gimana coba mau nikmati lagu yang buat kuping sakit hati? #Ooopz


Tema Lagunya Itu-Itu Aja


Nah, kualitas lagu yang nggak ada pembaharuan pasti buat semua orang ngerasa ilfil banget.Ya kan guys? Kalau kamu sejak kecil sampe gede tampilan dan tingkahnya gitu-gitu aja pasti ga akan ada yang tertarik dong? Begitu juga dengan musik, mereka butuh pembaharuan, sentuhan yang lebih menarik dan modern untuk membuat orang menyukainya.


Munculnya K-Pop


Masuknya K-Pop ke ranah musik Indonesia memang secara drastis menurunkan jumlah peminat musik Indonesia, terutama para kaum muda. Mereka pasti bakalan berbondong-bondong mencari informasi tentang K-Pop agar dianggap paling update.

Pendongkrak utama K-Pop adalah tampang dari personilnya yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik. Kalau penggemar K-Pop sih bilangnya "cute".

Bukan hanya dunia musik, dunia novel, buku, dan film juga terkontaminasi budaya K-Pop yang para penggemarnya sering disebut sebagai K-Popers. Nah kamu termasuk salah satunya ngga?


Personil Kurang Keren


Memang sih, tampang personil menjadi salah satu pendongkrak musik dan lagu yang mereka bawa. Tapi sebenarnya ngga juga sih, karena buktinya banyak kok group band/penyanyi dengan tampang pas-pasan tapi tetap banyak penggemarnya. Ini mah tergantung suara dan kualitasnya juga kali.

Orang yang punya tampang keren mah banyak, tapi nggak semuanya bisa jadi musisi yang diakui tuh. Lagian kalau cuma modal tampang, karir mereka nggak akan tahan lama dan lagunya nggak bakalan banyak deh yang laku. Coba aja cek sendiri.


Sering Ada Konflik Internal


Pasti udah sering lihat info di TV dong, kalau hampir setiap hari ada aja musisi Indonesia yang nampang di program gosip karena memiliki konflik internal dengan sesama rekannya.

Nah, ini adalah salah satu alasan yang membuat penikmat musik menjadi jenuh, akhirnya pas lihat di TV, para penontonnya bilang "Yah, dia lagi". Nah pizna juga sebel banget liat personil yang sering bertengkar ngga jelas.


Nggak Gaul


Paradigma yang selalu bilang kalau nggak denger lagu-lagu barat itu nggak keren sepertinya bener-bener berhasil menembus pemikiran masyarakat Indonesia ya guys? Ini bisa dibuktikan dengan semakin tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap lagu-lagu barat. Apa lagi para anak mudanya, mereka update banget tuh. Gimana kalau kamu?


Budaya Barat Menguasai Pasar Musik Indonesia


Yah, budaya barat memang sukses menguasai pasar Indonesia. Bukan hanya dalam bidang musik, tapi juga makanan, gaya hidup, fashion, pokoknya hampir seluruhnya sudah mengadopsi budaya barat.

Jadi jangan heran kalau musik dari barat lebih mendominasi dunia musik Indonesia. Coba liat aja di hp temen-temen kamu, pasti mereka semua punya lagu-lagu bahasa Inggris meski pun sedikit.


Hanya Mementingkan Keuntungan


Penyanyi dan band Indonesia hari ini memang sangat beda dengan yang dulu. Kalau dulu penyanyi dan band di Indonesia membuat lagunya "terserah gue, yang penting bisa dinikmati masyarakat" nah kalau sekarang musik dan lagunya cuma buat komersial dan selalu mengikuti arus perkembangan pasar.

Memang sih pada awalnya lagu tersebut bakal membeludak di pasaran, tapi setelah musimnya habis (paling lama bertahan 1/2 bulan), maka habis jugalah peminatnya. Kalau udah begini, What can be done?


Nggak Bermutu


Ngerasa nggak sih kalau semakin ke sini kualitas musik Indonesia semakin nggak bermutu? Semuanya serba "nggak banget deh". Baru liat judul lagunya aja udah males, tapi ada juga sih sebagian orang yang lebih suka sama musik dan lagu yang nggak bermutu.
Mau tau contoh lagu yang nggak bermutu? misalnya aja judulnya "Kolor Ijo" menurut kamu bermutu nggak?


Plagiat


Padahal Indonesia punya banyak musisi-musisi handal, kenapa band/boyband/girlband/singer yang baru-baru nggak pada belajar sama mereka sih? Kenapa mesti jadi plagiat lagu dari negara lain.

Kamu pasti tau dong apa yang Pizna maksud? Ya, seharusnya kita lebih menghargai kemampuan dan keunikan kita sendiri. Jangan jadi plagiat yang ujung-ujungnya bakal kena hujat sama masyarakat dari negara sendiri. Bener nggak sob?

Oleh: Desy L

Scroll To Top