Cuma mahasiswi jurusan informatika yang ngalami hal ini!

1) Demam Coding


Jade Raymond

Untuk semester awal mata kuliah yang diajarkan tidak begitu rumit dan masih dalam bentuk pengenalan saja, meskipun sudah ada kuliah praktikum tetapi masih sederhana jadi masih dibilang gampanglah setidaknya untuk mahasiswi. 

Semester selanjutnya baru agak mulai rumit dan bikin kepala cenut-cenut, bukan menakut-nakuti lho! Setiap jurusan yang ditempuh pasti ada suka dukanya dan mungkin tidak hanya jurusan informatika tetapi jurusan lain juga. Dan mungkin ini salah satu dukanya. 

Ups tetapi tunggu dulu ada juga lho programer cewek yang kemampuannya tidak kalah dari programer laki-laki. Walaupun coding bikin kepala cewek cenut-cenut tidak karuan tetapi jangan remehkan kemampuan cewek. Tidak Percaya? Tengok saja seperti  Jade Raymond yang pembuat game Assasin’s Creed, pernah memainkannya? atau pernah dengar? 

Nah Jade Raymond adalah pembuat game yang begitu seru dan menegangkan dalam setiap petualangannya, dan satu lagi Jade Raymond adalah  Managing Director di perusahaan game terkenal Ubisoft. Hebatkan?


2) Mendadak jadi primadona


Mau tahu kenapa? Mahasiswa cewek dan cowoknya perbandingannya adalah 1:20. Bayangkan dari 20 cowok hanya ada 1 cewek. Bagaimana tidak mendadak jadi primadona tuh, ya minimal dalam 1 satu kelaslah. Dan ini akan menjadi pengalaman seru yang tidak akan pernah terlupakan dan yang pasti suasananya sangat berbeda ketika kamu SMA. Mau coba? Buruan daftar di jurusan informatika :-)


3) Jadi sahabat yang saling menguntungkan


Meskipun cowok pintar coding namun dalam hal komunikasi cowok itu sangat payah. Nah disini peran cewek sangat diperlukan dan akan menjadi sahabat yang menguntungkan pada saat presentasi tugas. Dan yang paling penting kalau ada tugas teori cewek itu yang paling rajin mengerjakan sehingga para cowok biasanya cuma copas edit pada saat deadline, kalau ada yang tidak terima boleh kok protes di kolom komentar :-)


4) Cepat stres


Walapun cewek rajin mengerjakan tugas kuliah namun pasti tidak semua tugas bisa dikerjakan dengan baik. Pasti tugas itu adalah coding! Coding itu kayak punya ruh tersendiri jadi bener-bener harus pakai logika tidak bisa lagi pakai perasaan. Bayangkan saja tinggal copas code yang sudah jadi dan akan diterapkan pada program yang sejenis cuma beda nama saja belum tentu jadi alias bubar. Mungkin pembaca pizna ada yang punya pendapat lain atau malah punya pemikiran yang sama?

Kalau sudah begitu bagimana tidak stres ya teman, tidak hanya stres lagi tapi nyeseg abis. Mau nangis tapi masak mewek seh, besok keburu dikumpul! Alhasil mau tidak mau harus datang ke teman cowok yang pintar program :-(

5) Disayang dosen


Peraturan perkuliahan untuk mahasiswa dan mahasiswi itu sama namun ada peraturan yang tidak tertulis dan ini hanya dialami oleh mahasiswi jurusan informatika, Mau tahu apa? coba tebak! Yaitu mahasiswi informatika biasanya diberi keringanan sedikit dalam hal menyelesaikan tugas. Bukan membedakan tetapi kemampuan cewek dan cowok itu memang beda, ada yang tidak setuju? tetapi memang begitu keadaannya. Jadi untuk mahasiswi cewek tidak usah sedih ya, kerjakan tugas sebaik mungkin nanti nilainya walapun tidak bisa dapat A++ tetapi semoga mendapat A :-)


6) Penurut


Kondrat wanita itu maunya menang sendiri, tetapi siapa sangka saat masuk jurusan informatika jadi penurut. Apa hubungannya ya teman? Mau tidak mau mahasiswi akan menjadi penurut pada saat mengerjakan tugas coding, kalau kamu mau tugasnya selesai. Kalau kita meminta diajari oleh teman dan pastinya teman cowok dan logika kita tidak bisa dipahami pasti akan suruh mengulang dari awal. 

Kejam! sudah nulis coding banyak-banyak harus diulang, Tetapi kalau mau jadi ya harus nurut daripada harus memecahkan masalah kode sendiri. Namun kalau kamu sudah paham alurnya sebenarnya mudah seh, coding itu seperti bahasa kita misal walaupun sama-sama berasal dari suku Jawa namum bahasanya tetap saja beda. Orang Jogja bahasanya akan beda dengan orang Jawa Tengah apalagi Jawa Timur tapi meskipun begitu kita masih bisa mengerti kan? 

Nah coding itu juga begitu, misal kita coding dengan bahasa PHP lihat saja setiap programer pasti bahasanya berbeda. Lebih tepatnya tanya saja dech ma mahasiswa jurusan informatika.


7) Tidak pelit


Siapa yang mau ngajarin coding kalau kamu pelit? hehe. Walaupun kadang-kadang cuma bagi cemilan lah atau ada temen tanya tugas jangan pelit untuk berbagi. Tenang tugas yang diberikan dosen tidak sama waktu kita dapat tugas waktu masih SMA dulu. Waktu SMA guru memberikan tugas kepada siswanya itu sama jadi nyontek tidak akan masalah. 

Nah kalau sudah kuliah beda, apalagi untuk jurusan informatika, setiap tugas yang diberikan pasti mengandung nomor unik yaitu NIM masing-masing. So, tidak mungkin cuma ganti nama kan? Karena untuk mengedit aja susah :D dan jangan pelit-pelit. Kalau pelit kamu tidak akan punya teman.


8) Cepat dewasa


Ini nich, pembeda antara mahasiswa informatika dengan yang laen yaitu cepat dewasa. Kenapa? Bagi mahasiswi yang codingnya pas-pasan pasti akan segera mencari alternatif lain bukan berarti mutungan. Tetapi ini adalah bagian dari proses dan mereka juga bisa menghasilkan uang? Gimana caranya? 

Dengan kemampuan coding yang pas-pasan itu sudah cukup untuk bisa mengedit code template yang bagus untuk blog, dan otomatis mereka akan jadi seorang blogger. Ups jangan salah kalau cewek yang pandai cerita atau mereka bilang cewek itu suka ngegosip akan bisa menghasilkan uang melalui cerita yang mereka tuliskan. Finnaly hobi cerita dipadu dengan template yang bagus akan banyak pengunjungnya. Tinggal daftarkan blog ke google ads.. dan pundi-pundi dollar pun akan menunggu tentu dengan proses belajar juga.


Beberapa point di atas adalah hal yang umum dialami oleh mahasiswi informatika, kalau kamu punya cerita lain atau tidak setuju dengan salah satu point di atas tuliskan uneg-uneg kamu di kolom komentar ya.. agar kita dapat saling berbagi :-)



Create by : Wiwit Maqiatun 

Scroll To Top