Alasan Kenapa Seorang Ibu Menyembunyikan Air Matanya

Ucapan terimakasih, maaf, memberi hadiah rasanya belum cukup untuk membalas semua kebaikannya. Tak ada yang bisa mengalahkan kebaikan malaikat ciptaan Tuhan dengan siapapun.

Baginya Cukup Dia yang Tahu Mengenai Kesedihannya


Semua peristiwa yang terjadi padanya memang sedih, sedih baginya tidak harus diumbar dengan orang lain. Lebih tepatnya memendam masalah sendirian itu lebih baik.



Terlihat Kuat dan Tegar Adalah Salah Satu Alasannya Agar Tidak Diremehkan


Air mata bukanlah tanda kelemahan, bagi orang yang memandang kelemahan adalah hal yang bisa diremehkan. Ini adalah caranya sendiri untuk tetap bertahan,



Tidak Ingin Memperlihatkan Kesedihannya Pada Anak-Anaknya


Memberikan air mata sama saja dengan memberikan kesedihan pada anak-anaknya. Senyum yang ada dia tunjukan terkadang untuk menutupi kesedihannya.



Cukup Dia Saja yang Menanggung Bebannya


Beban yang dia tampung memang banyak, tapi dengan cara inilah dia bertahan. Air mata tidak bisa mematahkan semangatnya untuk tersenyum.



Tidak Ingin Anak-Anaknya Menjadi Kepikiran Tentang Air Matanya


Buah hatinya meneteskan air mata itu sama saja membuatnya sakit karena rasa sedinhnya.



Tidak Ingin Membuat Anaknya Susah Atau Kerepotan



Biarkan anak menjalankan tanggungjawabnya sebagai anak dan ibu menjalankan kewajibannya sebagai ibu. Semua kekhawatirannya ini bukan tentang ego namun tahu apa yang terbaik dan apa yang harus dilakukan.



Apalah Arti Sebuah Air Mata Jika Dibandingkan Dengan Kebahagian Sang Buah Hati



Anak adalah nomor satu dalam hidupnya, berkorban bukan masalah dalam hidupnya. Tak apa menjadi lilin yang terpenting bisa menerangi orang lain.

Terkadang kita tidak peka terhadap perasaan ibu yang sebenarnya sedang menjerit. Kita terlalu sibuk untuk dewasa, padahal tanpa ibu dunia terasa menakutkan. Sayangi ibumu selama dia masih hidup, kamu tersenyum padanya saja itu sudah cukup untuk mengobati air matanya.

Oleh: Rusli Asmiyatun

Scroll To Top