9 Jenis Stiker yang Paling Sering Dipasang di Kaca Mobil

Pernah merhatiin ga guys, pas kita di jalan gitu, hampir semua mobil ditempeli stiker di kaca belakangnya. Penasaran ga alasan kenapa pemilik mobil memasang stiker di kaca mobilnya? Kalau diperhatikan, kaca belakang mobil dapat dijadikan media untuk promosi yang murah, kebayang dong berapa banyak orang di jalan yang ngeliat stiker yang tertempel di kaca belakang mobil kamu? Tapi banyak juga yang memanfaatkannya untuk menunjukkan status sosial. Bener ga sih?  Trus, apa aja sih stiker yang paling banyak terpasang di kaca mobil? 



Stiker wahana wisata keluarga 


Pasti sering ngeliat kan, mobil dengan stiker “Taman Safari”, ada yang berbentuk gajah, unta atau badak. Stiker ini menunjukkan bahwa yang punya mobil ini pernah datang ke wahana-wahana tersebut. Bahkan beberapa terlihat ada 2 stiker yang sama, berarti mereka paling tidak sudah 2 kali ke sana.

Stiker wahana rekreasi air


 Ada juga stiker dari wahana wisata keluarga yang lain seperti “Water Boom”, “Sea World”, “Water Park Adventure”, “The Jungle”, dan lainnya. Stiker-stiker ini sebenarnya merupakan upaya promosi penyelenggara tempat wisata itu. Dengan menempelkan stiker-stiker ini, para pengendara mobil berkontribusi untuk membantu mempromosikan tempat wisata tersebut.

Stiker nama universitas ternama (dalam dan luar negeri)


Yang paling banyak adalah stiker universitas dimana mereka menuntut ilmu. Stiker Medical UGM atau Stiker Himpunan Mahasiswa adalah beberapa stiker yang banyak tertempel di kaca belakang mobil, seperti Himpunan Mahasiswa Teknik UGM. Tapi, kok kesannya jadi pamer ya.

Stiker dari kesatuan polisi atau tentara


Banyak juga lho yang memasang stiker dari kesatuan polisi atau  tentara, seperti Keluarga Brimob, Polisi Militer, Keluarga Besar Kopassus, FKPPI, TNI Angkatan Laut, dan sebagainya.

 Lucunya, belum tentu yang punya mobil ini memang anggota kesatuan polisi atau tentara. Trus, motivasinya apa dong? Biar kelihatan keren gitu? Ternyata, banyak yang memasang stiker jenis ini hanya untuk menghindari terkena tilang. Emang bisa?

Stiker komunitas mobil atau motor gede


Stiker ini juga banyak ditempelkan oleh pemilik kendaraan beroda empat ini. Ada kesan bangga yang mereka dapatkan ketika mereka menempelkan stiker-stiker ini.

Stiker kocak


Stiker dengan bahasa kocak juga tidak kalah banyaknya. Siapapun yang sedang berada di belakang mobil itu, ketika membaca stiker yang tertempel pasti akan tersenyum. Contoh stiker kocak ini lainnya adalah : Mobil ini Bukan Hasil Korupsi, Jelek-jelek Milik Sendiri, Anti BBM-subsidi, dan lain-lain


Stiker Gadget yang mereka pakai

Sering banget kan nemu mobil yang ditempelin stiker Apple, BB kayak gini?



Stiker Musiman


Yaitu stiker yang memiliki masa waktu tertentu untuk ditempel. Misalnya kalau pas perjalanan mudik lebaran akan banyak ditemukan stiker: “Baby in Car”, “Baby on Board” dan lainnya. 



Stiker yang bisa menaikkan harga mobil


Stiker yang menaikkan harga mobil juga ada loh, semacam “Paint Protection” atau di kaca film tertempel “I’m V-kool”. Kok bisa? Pemilik mobil perlu biaya ekstra untuk melindungi mobilnya dari karat atawa sinar UV yang masuk ke dalam mobil. Nanti kalau mobil tersebut dijual akan lebih mahal dibandingkan mobil yang bukan anti karat atau anti UV.


Tapi, dibalik penempelan stiker-stiker tersebut, sebenarnya malah memperlihatkan indikasi dari tindakan ‘narsisme’ atau membanggakan diri sendiri. Kasannya, kaca belakang mobil saat ini berubah menjadi tempat pamer. Tapi, positifnya nya sih, asal tidak mengganggu orang lain, hal ini sah-sah saja dilakukan. Apalagi dengan ini kaca belakang mobil bisa menjadi salah satu media untuk berkreasi.
Arditya G.F

Scroll To Top