9 Cara Mudah dan Asik Dalam Menulis Novel

Nulis novel itu gak mudah, banyak hal yang harus dilakukan biar novel kita laris manis diminati pembeli. Ide yang bebas mengalir begitu saja akan menjadi satu cerita yang saling menyambung. Kamu penulis pemula, jangan ragu untuk menuangkan ide yang dimiliki. Simak deh artikel berikut ini, siapa tahu bisa membantumu. 

Suguhkan Konflik Pada Awal Cerita


Untuk membuat pembaca penasaran perlu banget nih menggunakan trik seperti ini. Kamu bisa menuliskan sepotong adegan konflik. Namanya juga cerita, tak ada konflik bak sayur tanpa garam alias hambar.


Kembangkan Karakter Novelmu


Kenalkan karakter tokohmu satu persatu untuk mempermudah pembaca mengetahuinya. Setiap karakter memiliki sifat, masalah, kelebihan dan kekurangannya sendiri ya... Contohnya Ardi adalah bocah tengil, nakal dan suka berbuat onar, namun dia sangat menyayangi adiknya yang tuna rungu itu.


Mengambil Sudut Pandang Dalam Cerita


Hal ini dilakukan untuk membuat suasana orang itulah yang mengetahui segalanya. Kamu bisa mengambil sudut pandang tokoh utama sekaligus yang mengerti semuanya, sudut pandang orang ketiga, atau menggunakan kata aku sebagai sudut pandang.


Gunakan Dialog yang Penuh Makna


Dalam novel gunakan diaolog yang menjerumus langsung pada intinya. Jika hanya berputar-putar hanya membuat pembaca lelah mengikuti alur cerita. Sesuaikan dengan keadaan atau suasana yang sedang tergambar. Bagi yang masih kesulitan soal dialog sebaiknya banyak membaca dan berlatih. Intinya langsung pada ceritanya.


Rumuskan Setting Cerita


Setting cerita berupa tempat, waktu dan situasi agar pembaca dapat terbawa dalam cerita yang dibuat. Dengan setting yang jelas kamu dapat membawa imajinasi pembaca semakin luas dan biarkan menggambarkan alur cerita dengan imajinasi masing-masing. Tuliskan apa yang sedang kamu bayangkan dalam ceritamu itu.


Atur Plotmu Dengan Benar


Yup novel yang bagus itu adalah novel yang tata letak plot sangat rapi. Setiap alur cerita memiliki sebab akibat, setiap peristiwa yang terjadi pasti ada sebab yang mengakibatkan semuanya seperti ini. Buatlah pembaca membolak-balik halaman untuk mengetahui apa yang akan terjadi di halaman berikutnya.


Arahkan Klimakmu


Inilah bagian menegangkan dan dramatis dari inti cerita, tokoh protagonis mulai menyadari kesalahannya dan mencarai cara untuk mengatasinya. Sebaliknya tokoh antagonis mulai mencari cara untuk mencari jalan keluar. Inti masalah mula muncul, tujuan dari masing-masing tokoh mulai tercapai namun masih di ujung tanduk.


Tulis Ending Novelmu


Yup konflik yang ada mulai reda dan menemukan titik terang. Kamu bisa membuat ending cerita yang bersifat tertutup atau terbuka. Maksudnya bila bersifat tertutup itu masalah sudah terselesaikan, jika yang bersifat terbuka itu endingnya belum selesai. Biasanya yang bersifat ini penulis ingin mengajak pembaca untuk menentukan akhir cerita. Ini nih yang biasanya bikin penasaran.


Yang Terakhir Pilih Judul yang Menarik



Kenapa harus terakhir, ya... inilah kebiasaan para penulis karena lebih memmintaingkan alur cerita, kerangka cerita dan tema. Dalam memilih judul tidak ada spesifikasi apapun, panjang pendeknya kalimat bila bisa menarik perhatian pembaca itu sudah cukup kok. Pokoknya si judul ini harus terlihat menarik, cantik, menyentuh dan menggugah pembaca untuk menelisik ceritanya.

Itulah langkah yang bisa kami bagi, untuk menjadi novelis yang handal memang butuh perjuangan. Jangan sampai mati ide karena sudah buntu dengan jalan ceritanya. Mending jalan-jalan dulu cari inspirasi. Kalau sudah dapat langsung tulis biar gak lupa. Kan sayang kalau lupa. ide itu bisa datang kapan saja tanpa terduga.

Oleh: Rusli Asmiyatun

Scroll To Top