14 Wanita Lulusan Universitas Indonesia Paling Inspiratif Sepanjang Masa versi Pizna

Universitas Indonesia (UI) dapat dikatakan sebagai salah satu universitas terbaik di tanah air. Dalam perjalanannya, universitas ini telah melahirkan alumni wanita yang memiliki kontribusi dalam membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Mereka tidak hanya mengharumkan nama pribadi dan kampusnya, namun juga mencetak prestasi yang membanggakan bagi tanah air. Berikut ini adalah top 11 wanita inspiratif alumnus Universitas Indonesia versi Pizna.

14. Ajeng Kamaratih


Di nomor 14 ada Ajeng Kamaratih, wanita multitalenta kelahiran Jakarta, 16 Agustus 1986. Ia dikenal sebagai pembawa acara berita, model, dan penari. Alumni Fakultas Hukum UI tahun 2008 ini mulai dikenal masyarakat semenjak ia menjadi pembawa acara berita dalam program berita Seputar Indonesia.

Ajeng juga merupakan salah satu kandidat dalam ajang Miss Indonesia 2008, dan pemenang favorit pilihan pembaca dalam Wajah Femina 2006.


13. Amanda Roberta Zevannya


Posisi ke-13 ditempati oleh Amanda Zevannya, wanita cantik sekaligus pembawa acara dan model ini lahir di Jakarta pada 18 Juni 1991. Amanda memulai karier sebagai model remaja dalam pemilihan GADIS Sampul pada tahun 2006, dan kemudian menjadi Runner Up 1 Miss Indonesia 2011, mewakili Papua Barat.

Saat ini Amanda telah menyelesaikan kuliah S1-nya di Universitas Indonesia jurusan Ilmu Komunikasi, program studi Public Relations, dan mendapat gelar Sarjana Sosial.


12. Shahnaz Haque


Shahnaz Haque, seoarang wanita cantik yang layak mendapatkan tempat di daftar ini. Ia lahir di Jakarta, 1 September 1972, dikenal sebagai seorang artis dan pembawa acara.

Shahnaz memulai kariernya di dunia hiburan Indonesia sebagai None Jakarta II tingkat DKI 1993 dan kemudian terpilih menjadi Putri Indonesia Favorit 1995. Shahnaz juga diangkat menjadi Duta Campak untuk UNICEF


11. Andien


Andien, musisi jazz asli berdarah Betawi ini pantas berada di posisi ke-11. Wanita ini lahir di Jakarta, 25 Agustus 1985. Sampai saat ini ia telah merilis empat album dan menerima penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI), serta mendapat satu penghargaan dari Planet Music Award di Singapura.


10. Feni Rose


Entertainer bernama lengkap Feni Rosewidyadhari ini adalah seorang Alumnus Fisip UI Ia yang kemudian tenar sebagai seorang pembawa acara TV, bintang iklan, dan pengusaha

Feni  terkenal berkat penampilannya sebagai Ibu Dewi dalam iklan sabun cuci Surf, sebagai pembawa acara infotainment Silet di RCTI, dan sebagai pembawa acara olahraga Formula 1 di RCTI, TPI, dan di Global TV. Karena sosoknya yang kontroversial dan menginspirasi, Feni layak berada di posisi 10.


9. Ayu Utami




Ayu Utami boleh disebut sebagai salah satu penulis wanita paling berpengaruh di Indonesia. Wanita yang memperoleh gelar di bidang Sastra dan Bahasa Rusia ini melahirkan beberapa novel masterpiece, di antaranya adalah "Saman" dan "Larung". Novel-novelnya dengan berani dan lugas membahas tema-tema yang dianggap terlarang, mengaitkannya secara erat dengan isu-isu politik dan seksualitas. Karya-karyanya tak hanya diakui di Indonesia, namun juga diapresiasi dan diterjemahkan ke berbagai bahasa asing.


8. Dian Sastrowardoyo


Dian, begitu ia dipanggil, lahir di Jakarta, 32 tahun silam. Ia memulai kariernya di dunia hiburan pada tahun 1996, sebagai juara pertama di ajang GADIS Sampul majalah GADIS. Ia disebut-sebut sebagai ikon kebangkitan film nasional bersama rekannya di film Ada Apa Dengan Cinta, Nicholas Saputra.

Dian dianugerahi pemeran wanita terbaik pada Festival Film Internasional Singapura (2002) dan Festival Film Asia di Deauville, Perancis (2002), hal ini menjadikan Dian layak menempati posisi ke-8 dalam daftar ini.


7. Rieke Dyah Pitaloka



Di urutan 7 ada Rieke Diah Pitaloka yang merupakan alumnus UI jurusan Sastra Belanda dan Filsafat, lahir di Garut, Jawa Barat pada 8 Januari 1974. Ia mengawali karirnya sebagai aktris sinetron, dan mulai dikenal masyarakat semenjak memainkan peran sebagai “Oneng” dalam sitkom Bajaj Bajuri.

Setelah dunia seni peran, Rieke mulai merambah dunia politik. Rieke akhirnya memutuskan untuk menjadi anggota DPR periode 2009-2014 dari PDI-P.

Rieke akhirnya tampil menjadi pribadi yang amat menginspirasi, dibuktikan dengan banyaknya  banyak penghargaan yang ia dapatkan, diantaranya adalah Penghargaan dari Forum Film Bandung 2003 sebagai Aktris Wanita Terpuji, menjadi Duta Indonesia dalam Festival Puisi International Winter Nachten Den Haag Belanda di tahun 2003,  Penerima penghargaan Bravest Women 2006 dari Majalah Mens Health, didaulat menjadi Duta Insan Berwawasan Lingkungan dari Kementrian Lingkungan Hidup (Maret 2006), dan masih banyak lagi.


6. Hasri Ainun Besari


Di posisi ke-6, kita punya dr. Hj. Hasri Ainun Besari. Istri Presiden ke-3 ini lahir di Semarang pada 11 Agustus 1937, juga merupakan alumnus Universitas Indonesia.

Ibunda dari Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal Habibie ini mendapatkan gelar dokter dari Fakultas Kedokteran universitas tersebut  pada tahun 1961. Ainun juga pernah bekerja di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Ia menjadi Ibu Negara Indonesia ketiga dari tahun 1998 hingga tahun 1999.


5. Najwa Shihab


Putri ke dua Quraish Shihab menempati urutan ke-5 wanita Top 11 Wanita Inspiratif alumnus UI versi Pizna. Perempuan bernama lengkap Najwa Shihab ini lahir pada 16 September 1977. Pendidikan tinggi Nazwa di tempuh di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, dilanjutkan di RMIT University, Melbourne, Australia.  Najwa mulai menekuni profesinya sebagai jurnalis di RCTI pada awalnya, dan dilanjutkan menjadi jurnalis di Metro TV. Program yang cukup melambungkan namanya adalah “Mata Najwa”.

Kini, Najwa Shihab telah menjadi seorang jurnalis televisi yang sukses. Kesetiaannya pada profesinya mengantarkannya meraih beberapa penghargaan mayor dalam beberapa penghargaan prestisius.

Tahun 2005, ia memperoleh penghargaan dari PWI Pusat dan PWI Jaya pada Desember 2004. Tahun 2006, ia terpilih sebagai Jurnalis Terbaik Metro TV, dan masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards. Di tahun yang sama, Najwa terpilih menjadi peserta Senior Journalist Seminar yang berlangsung di sejumlah kota di AS, dan menjadi pembicara pada Konvensi Asian American Journalist Association.


4. S.K Trimurti


Pahlawan Indonesia ini pantas berada di posisi 4. Tokoh vokal sekaligus alumnus Fakultas Ekonomi UI yang mengambil bagian dalam gerakan kemerdekaan Indonesia terhadap penjajahan oleh Belanda ini bernama lengkap Surastri Karma Trimurti, lahir 11 Mei 1912.

S.K Trimurti adalah wartawan, penulis dan guru Indonesia. Dia kemudian menjabat sebagai menteri tenaga kerja pertama di Indonesia dari tahun 1947 sampai 1948 di bawah Perdana Menteri Indonesia Amir Sjarifuddin.

K. Trimurti meninggal pada tanggal 20 Mei 2008, di Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD) di Jakarta, Sebuah upacara menghormati Trimurti sebagai "pahlawan untuk kemerdekaan Indonesia" digelar di Istana Negara di Jakarta Pusat. Dia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.


3. Meutia Hatta


Prof. Dr. Meutia Farida Hatta Swasono, seorang wanita yang berada di posisi 3. Wanita inspiratif ini lahir di kota Gudeg, pada tanggal 21 Maret 1947 adalah politikus Indonesia yang menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden sejak 25 Januari 2010. Sebelumnya ia menjabat sebagai Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dalam Kabinet Indonesia Bersatu.

Meutia adalah putri mantan wakil presiden dan proklamator Indonesia, Mohammad Hatta. Ia mendapatkan gelar doktor dalam bidang antropologi dari Universitas Indonesia pada tahun 1991. Pada tahun 2002–2005 ia adalah Ketua Umum Yayasan Hatta.


2. Siti Fadilah Supari


Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP(K) menempati urutan runner-up wanita inspiratif alumnus UI. Surakarta, Jawa Tengah, 6 November 1949 adalah tempat dan tanggal lahir seorang dosen sekaligus ahli jantung yang menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden sejak 25 Januari 2010.

Sebelumnya ia menjabat sebagai Menteri Kesehatan Indonesia dalam Kabinet Indonesia Bersatu pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Selain itu, ia juga bekerja sebagai staf pengajar kardiologi Universitas Indonesia dan menjadi ahli jantung di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita.

Penghargaan yang pernah diterima Siti Fadilah diantaranya adalah The Best Investigator Award dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada tahun 1987, Best Young Investigator Award dalam Kongres Kardiologi di Manila, Filipina pada tahun 1988, Anthony Mason Award dari Universitas South Wales di tahun 1997,  The Best Investigator Award pada Konferensi Ilmiah tentang Omega 3 di Texas, Amerika Serikat pada tahun 1994, Selain itu ia menerima pula beberapa penghargaan dari Amerika dan Australia. Tak kurang dari 150 karya ilmiahnya juga telah diterbitkan dalam jurnal lokal, regional, dan internasional.


1. Sri Mulyani


Posisi jawara dipegang oleh Sri Mulyani, yang merupakan ekonom lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Wanita sekaligus orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mulai mengemban jabatan tersebut mulai 1 Juni 2010. Sebelumnya, dia menjabat Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu.

Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE-UI) ini juga sempat aktif menjadi penasehat pemerintah bersama sejumlah ekonom terkemuka lain dalam wadah Dewan Ekonomi Nasional (DEN) pada era pemerintahan Abdurrahman Wahid.


Nah, itu tadi adalah beberapa wanita inspiratif dari UI. Mungkinkah kamu menjadi yang selanjutnya?

Scroll To Top