10 Situs Peninggalan Zaman Prasejarah Ini Sampai Sekarang Masih Mengandung Misteri

Bangunan-bangunan dari batuan besar yang disusun sedemikian rupa, diukir atau bahkan ditumpuk-tumpuk. Entah apa maksudnya orang-orang zaman dahulu membangunnya. Situs-situs prasejarah selalu menyimpan misterinya. Kapan struktur itu dibuat, untuk tujuan apa mereka membuatnya dan yang paling penting bagaimana mereka membuat susunan dari batuan besar tersebut tanpa peralatan modern yang kita kenal saat ini.

1. Carnac Stones (Perancis)

Adalah dereta batu-batu besar yang jumlahnya sekitar 3.000 buah. Situs ini diperkirakan dibangun tahun 4.500 - 3.000 SM. Tidak diketahui pasti tujuan dari pembangunan situs ini. Ada yang mengatakan batu-batu tersebut disusun berdasarkan kondisi astronomi untuk membuat sistem kalender. Ada juga yang mengatakan bahwa batuan tersebut berfungsi sebagai detektor aktivitas seismik.

2. Potongan Obelisk (Mesir)

Di sebuah tambang di Aswan, Mesir ditemukan potongan Obelisk raksasa yang konon ukurannya jauh lebih besar dari tugu obelisk yang pernah kita kenal sebelumnya. Ukuran dari potongan obelisk ini adalah sekitar 42 meter dengan berat lebih dari 1.200 ton. Gimana orang zaman dulu berencana mengangkat batu segede itu ya?

3. Antequera (Spanyol)

Dolmen atau gerbang untuk pemakaman, di Spanyol ini adalah salah satu yang terbesar di dunia. Batu-batu besar yang digunakan untuk membangun konstruksinya memiliki berat rata-rata 180 ton. Batu-batu itu diangkat dari daerah yang jaraknya hampir satu mil jauhnya. Dindingnya berukir ilustrasi antropomorfik. Hingga kini masih belum diketahui bagaimana cara masyarakat prasejarah membangun struktur ini.

4. Ggantija (Malta)

Kuil kuno dari batu ini dibangun sekitar tahun 3.600 SM dan menjadikannya sebagai bangunan pemujaan tertua kedua di dunia. Diyakini situs ini merupakan area pemujaan untuk dewa dan dewi kesuburan di mana di sekitar situs tersebut ditemukan banyak patung yang melambangkan kesuburan.

5. Bola Batu (Kosta Rika)

Sepintas ngga ada yang istimewa dari batu ini. Namun batuan tersebut sepertinya memang diperuntukkan untuk menjadi sebuah bola. Sekitar 200 batu ditemukan tersebar di seluruh penjuru Kosta Rika. Mulai dari yang diameternya hanya beberapa centimeter hingga yang mencapai 2 meter. Ada yang meyakini bola batu yang dibuat tahun 1.500-500 SM ini merupakan peninggalan peradaban Atlantis yang terkenal itu.

6. Olmec (Meksiko)

Olmec adalah 17 patung kepala yang diukir pada sebuah batu. Peninggalan prasejarah ini berasal dari masa 1.500-1.000 SM. Struktur wajah patung-patung ini menyerupai orang-orang di benua Afrika. Hal tersebut menjadi bukti bahwa zaman dahulu orang Afrika pernah menjelajahi dataran Amerika.

7. Yonaguni (Jepang)

Sebuah struktur simetris yang memiliki pola persegi dan konstruksi rapi ini ditemukan di pantai Yonaguni di Jepang. Melihat bentuk strukturnya dapat disimpulkan bahwa ini adalah buatan manusia. 8.000-10.000 tahun yang lalu, wilayah ini adalah dataran kering dan sangat mungkin terdapat adanya peradaban di sana.

8. Teluk Cambay (India)

Tahun 2001 sonar mendeteksi sebuah situs bangunan di Wilayah Teluk Cambay di India. Struktur besar buatan manusia sudah terdeteksi dan beberapa artefak berhasi diangkat ke permukaan. Situs ini diperkirakan berusia 9.500 SM yang berarti itu adalah bangunan tertua yang ada di wilayah India.

9. Moai (Pulau Paskah)

Pulau paling terpencil di dunia ini ternyata pernah memiliki peradaban kuno. Buktinya ada pada patung batu raksasa "Moai" yang tersebar di seluruh pulau ini. Tidak ada yang tahu alasan pembangunan patung tersebut dan dengan apa mereka membuatnya. Tulisan yang terukir di beberapa patung juga belum terpecahkan hingga kini begitu juga dengan penduduk asli pulau Paskah yang menghilang secara misterius.

10. Gobleki Tepe (Turki)

Gobleki Tepe dianggap sebagai bangunan agama tertua di dunia yang dibangun antara tahun 10.000-9.000 SM. Diketahui bahwa dalam periode ini manusia prasejarah masih tinggal di gua-gua sebagai kaum pemburu dan pengumpul makanan. Namun Gobleki Tepe menunjukkan sebaliknya. Situs ini nampak sangat maju dengan berbagai batuan raksasa dipotong dan disusun sedemikian rupa tanpa alat logam karena mereka belum mengenalnya. Ukiran hewan-hewan buas juga bisa dilihat di bangunan ini.

Satrio Rizki Dharma

Scroll To Top