[WOW] Daftar Kekalahan Paling Memalukan & Terbesar dari Tim Nasional Sepakbola Indonesia

Sepakbola merupakan satu cabang olah raga yang bisa dibilang paling populer di seluruh dunia. Banyaknya jumlah fans dari berbagai tim atau klub di dunia menunjukkan hal itu. Indonesia merupakan salah satu dari banyak negara yang memiliki tim nasional sepakbola. Sayangnya prestasi tim nasional sepakbola Indonesia tidaklah bisa dibilang membanggakan. Meski pernah juga meraih prestasi yang bagus namun satu hal yang lebih identik dengan tim nasional sepakbola Indonesia adalah prestasi jeblok.



Kekalahan demi kekalahan dialami oleh tim nasional yang selalu mengalami bongkar pasang pemain dan bahkan pelatih serta para kru tim. Tidak jarang dari kekalahan - kekalahan tersebut yang dinilai sangat memalukan barik dilihat dari selisih gol maupun dari lawan yang mengalahkan tim nasional Indonesia. Hal ini sungguh sangat disayangkan mengingat di Indonesia sendiri sepakbola merupakan cabang olah raga yang paling populer dan digemari.



Terlepas dari adanya sedikit prestasi yang membanggakan dari tim nasional sepakbola Indonesia, sudah cukup banyak kekalahan yang dialami oleh tim nasional yang bahkan beberapa diantaranya terbilang memalukan karena selisih skor diatas 5 angka. Disamping itu ada juga kekalahan tim nasional Indonesia yang meskipun selisih golnya kecil tapi terbilang memalukan karena tidak seharusnya terjadi demikian. Berikut ini beberapa kekalahan fatal, memalukan. serta terbesar dari tim nasional Indonesia yang seharusnya bisa dijadikan materi introspeksi bagi pihak - pihak yang berkaitan dengan timnas itu sendiri.



1. Indonesia vs Thailand 1-1 (Sea Games 1977)


Meskipun skor yang tercipta resminya adalah 1-1, namun di pertandingan ini Indonesia mendapat satu kekalahan memalukan karena banyak pihak yang menjadikan Indonesia favorit dalam Sea Games 1977 di Malaysia yang merupakan debut timnas Indoneisa di Sea Games. Kecurigaan para pemain timnas akan adanya jadwal ketat serta wasit tuan rumah yang berat sebelah di pertandingan sebelumnya memuncakkan emosi para pemain timnas Indonesia. Pada menit ke-60 terjadi perkelahian yang membuat pertandingan dihentikan. Timnas Indonesia menolak melanjutkan pertandingan sehingga dianggap kalah. Bahkan sampai laga perebutan medali perunggu timnas Indonesia masih tetap mogok bertanding.




2. Indonesia - Malaysia 0-1 (Sea Games 1979)


Skor 0-1 dalam pertandingan final Sea Games 1979 ini jelas memalukan karena berlangsung di Gelora Senayan Jakarta. Melawan tim yang sering disebut sebagai seteru abadi dalam laga final yang tentunya akan memberi gelar Juara Umum juga bagi Indonesia. Sayangnya melalui kesalahan Ronny Pattinasarany, pemain Malaysia berjuluk Super-Mokh, Mokhtar Dahari melesakkan gol satu - satunya dalam laga itu ke gawang Ronny Paslah. Pada akhirnya Malaysia menang dalam pertandingan di kandang timnas Indonesia saat itu yang memperdalam rivalitas kedua tim.





3. Indonesia vs Fiji 3-3 (kualifikasi Piala Dunia 1982)

Meskipun laga berakhir dengan hasil seri 3-3, namun lawan Indonesia pada pertandingan ini hanyalah satu tim dari negara yang bahkan hanya seukuran Nusa Tenggara Barat saja. Tergabung dalam satu grup bersama Selandia Baru, Taiwan, Australia, serta Fiji, hasil buruk timnas hampir membuat timnas menjadi juru kunci grup. Setelah unggul 3-1, pada akhirnya timnas Fiji mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3 di akhir pertandingan. Dengan satu kemenangan saat melawan Australia di laga terakhir, Indonesia terselamatkan dari posisi juru kunci meski sempat dihajar Selandia Baru dalam dua laga beruntun dengan skor 2-0 serta 0-5.


4. Indonesia vs Thailand 0-7 (Sea Games 1985)

Setelah tampil gemilang dalam kualifikasi Piala Dunia 1986 dan hanya kalah dari Korea Selatan, kekuatan timnas Indonesia seperti hilang sekejap dalam semi final Sea Games 1985. Skor telak 0-7 dari Thailand yang dikaitkan dengan digantinya pelatih dari Sinyo Aliandoe menjadi Bertje Matulapelwa. Namun setelah kekalahan 0-7 itu justru performa timnas menanjak meski dengan pelatih yang sama dan bahkan menjuarai Sea Games 1987 di Jakarta.




5. Indonesia vs Thailand 2-3 (Piala Tiger 1998)

Satu kekalahan memalukan terjadi di Piala Tiger 1998 ketika satu gol bunuh diri diciptakan oleh Mursyid Effendy demi menghindari pertandingan melawan unggulan juara saat itu yaitu Vietnam. Baik Indonesia maupun Thailand saat itu sama - sama menolak berhadapan dengan Vietnam oleh karena itu pertandingan terlihat tidak serius. Setelah kejadian itu, ketua PSSI saat itu langsung mengundurkan dir yang diikuti dengan pemberian sanksi kepada Mursyid Effendy berupa larangan bertanding membela timnas seumur hidup.




6. Indonesia vs Cina 0-5 (Piala Asia 2004)

Menjalani kompetisi dengan mengejutkan karena mengalahkan Qatar, penampilan timnas Indonesia justru melemah setelahnya. Di laga kedua melawan Cina, Indonesia ditaklukan dengan skor telak 0-5. Bahkan terdapat satu kartu merah yang diberikan kepada Alex Pulalo yang membuat performa tim semakin memburuk. Pada akhirnya timnas dibawah asuhan Ivan Kolev pada saat itu tidaklah mampu melaju ke babak delapan besar setelah kalah dari Bahrain di laga penyisihan terakhir dengan skor 1-3.




7. Indonesia vs Suriah 0-7 (kualifikasi Piala Dunia 2010)

Kembali ditangani Ivan Kholev, timnas Indonesia yang tampil cukup memuaskan di Piala Asia 2007 mempunyai semangat besar dalam kualifikasi Piala Dunia 2010. Namun satu blunder harus dialami timnas Indonesia yang disiapkan untuk Sea Games 2007 dengan harus menelan kekalahan telak 0-7 dari timnas Suriah pada pertandingan yang berlangsung di Damaskus. Selanjutnya pelatih Ivan Kolev digantikan oleh Benny Dollo menyusul prestasi jebloknya bersama timnas.




8. Indonesia vs Malaysia 0-3 (Piala AFF 2010)

Tampil luar biasa dengan selalu menang sepanjang kompetisi, tiga penyisihan grup serta dua semi final, Indonesia justru tampil buruk di laga final leg pertama yang berlangsung di Bukit Jalil Malaysia di bawah asuhan pelatih Alfred Riedl. Ekspektasi yang tinggi dari para pendukung timnas untuk mengakhiri puasa juara dari tahun 1991 ternyata tidak mampu melecutkan semangat timnas Indonesia untuk berjuang mati - matian saat itu. Setelah kalah 0-3 di Bukit Jalil, timnas Indonesia hanya mampu membalas dengan skor 2-1 di jakarta yang tetap membuat malaysia menjadi juara Piala AFF 2010.




9. Indonesia vs Yugoslavia Selection 2-3 (laga persahabatan)

Satu kekalahan memalukan yang dilingkupi skandal suap terjadi dalam persiapan timnas Indonesia menghadapi Asian games 1962. Berbagai laga uji coba dan persahabatan digelar yang salah satunya melawan Yugoslavia Selection. Dalam kekalahan 2-3 saat itu disinyalir bahwa beberapa pemain Indonesia menerima suap untuk mengalah. Pada akhirnya beberapa pemain sempat ditahan dalam menindak lanjuti skandal suap tersebut. Akhirnya dalam Asian Games sang pelatih terpaksa membentuk tim yang 100% baru sehingga prestasinya jeblok, tersisih dalam babak penyisihan grup.


10 . Bahrain vs Indonesia 10-0 (kualifikasi Piala Dunia 2014)

Di tahun 2012 tepatnya di ajang kualifikasi Piala Dunia Zona Asia satu rekor tercipta yang berhubungan dengan tim nasional sepakbola Indonesia. pada saat itu hasil akhir dari laga antara Bahrain melawan Indonesia berakhir dengan skor 10-0. Satu rekor baru yang menutup rekor kekalahan terbesar tim nasional Indonesia dahulu kala pada tahun 1974. Yang lebih buruk lagi dari laga tersebut adalah adanya dua kartu merah untuk kiper Samsidar serta pelatih Aji Santoso. Luar biasa buruk performa tim nasional pada saat itu hingga 4 gol tercipta di babak pertama dan 6 gol di babak kedua. Satu kekalahan yang tidak hanya memalukan tapi juga terbesar untuk timnas Indonesia.




11. Indonesia vs Kuwait 0-5 (Asian Games 1986)


Skor telak 0-5 menjadi hasil akhir laga antara Indonesia melawan Kuwait pada tahun 1986 tepatnya pada laga perebutan juara tiga atau medali perunggu dalam Asian games yang berlangsung di Korea Selatan. Pertandingan yang berlangsung pada 5 Oktober 1986 itu sebetulnya sangat penting untuk tim nasional Indonesia yang gagal melaju ke final namun masih berkesempatan mendapatkan medali perunggu atau posisi juara tiga.





12. Denmark vs Indonesia 9-0 (laga persahabatan)


Dalam sebuah pertandingan persahabatan antara Denmark melawan Indonesia yang diselenggarakan pada 3 September 1974, tercipta satu rekor yang pada akhirnya dipecahkan pada tahun 2012. Pada saat itu tim nasional sepakbola Indonesia kalah telak dari tim nasional Denmark dengan skor 9-0 untuk Denmark tentunya. Selama lebih dari 30 tahun rekor ini bertahan sebelum berubah pada tahun 2012 untuk rekor kekalahan terburuk tim nasional Indonesia dalam pertandingan internasional.





13. Hindia Belanda vs Hungaria 0-6 (Piala Dunia 1938)


Jauh sebelum merdeka dan bernama Indonesia, dahulu pernah terbentuk tim nasional sepakbola atas nama Hindia Belanda. Dalam kompetisi Piala Dunia tahun 1938 yang berlangsung di Perancis, tim Hindia Belanda tidak mamu menahan ketangguhan tim nasional Hungaria dengan skor telak 0-6. Tim Hungaria sendiri pada kompetisi tersebut akhirnya menempati posisi kedua.





Terlepas dari beberapa kekalahan terbesar tim nasional Indonesia tersebut yang beberapa diantaranya merupakan laga yang sangat penting, masih ada cukup banyak daftar dari kekalahan tim nasional Indonesia yang bisa dibilang telak. Berikut daftar dari kekalahan telak tim nasional sepakbola Indonesia.


05 Juni 1938 Hindia Belanda - Hungaria 0-6 (Piala Dunia 1938)

26 Juni 1938 Belanda - Hindia Belanda 9-2 (laga tidak resmi)
03 September 1974 Denmark - Indonesia 9-0 (laga persahabatan)
27 Mei 1979 Indonesia - Tottenham Hotspurs 0-6 (Kirin Cup)
23 Mei 1981 Selandia Baru - Indonesia 5-0 (kualifikasi Piala Dunia 1982)
29 Mei 1983 Indonesia - Thailand 0-5 (Sea Games 1983)
15 Desember 1985 Thailand - Indonesia 7-0 (Sea Games 1985)
05 Oktober 1986 Indonesia - Kuwait 0-5 (Asian Games 1986)
11 Juni 1989 Jepang - Indonesia 5-0 (kualifikasi Piala Dunia 1990)
11 Juni 1991 Indonesia - Mesir 0-6 (Piala Presiden Korea Selatan)
17 Oktober 2003 Indonesia - Arab Saudi 0-6
21 Juli 2004 Indonesia - Cina 0-5
18 November 2007 Siria - Indonesia 7-0
08 Oktober 2010 Indonesia - Uruguay 1-7
29 Februari 2012 Bahrain - Indonesia 10-0 (Pra Piala Dunia 2014)

Tentunya disamping dari kekalahan - kekalahan tersebut masih ada kekalahan - kekalahan yang lain dengan selisih skor kurang dari 5 gol. Dengan satu fakta bahwa tim nasional Indonesia telah lama terbentuk, seharusnya setiap kekalahan yang dialami timnas mampu membentuk timnas itu sendiri menjadi lebih baik bukan lebih buruk.





Dengan munculnya kekalahan demi kekalahan tim ansional sepakbola Indonesia, semakin banyak pendukung tim nasional yang seolah tidak mau peduli lagi. Semakin banyak pula hujatan - hujatan serta makian - makian yang ditujukan kepada tim nasional itu sendiri. Akan tetapi, haruskah sebagai warga negara Indonesia kita bersikap demikian? Haruskah sedikit nasionalisme yang mengalir dalam darah kita hilang begitu saja hanya akrena penampilan tim nasional yang tidak kunjung membaik? Alangkah lebih baiknya bila kita selalu mendukung tim nasional sepakbola Indonesia apapun yang terjadi dan apapaun prestasi mereka. karena pada dasarnya setiap pemain dari timnas selalu berjuang memberikan yang terbaik bagi Indonesia dan segenap warga Indonesia.






oleh Denal Sukma Dewa (@e_Nald)

Scroll To Top