[ Hiiiii...MENGERIKAN ] Jalan Menuju Sekolah Ini Paling Berbahaya di Dunia.

Demi menuntut ilmu di sekolah, banyak pelajar di berbagai belahan dunia  termasuk Indonesia harus mengambil jalan yang berbahaya dan ekstrem yang tak bisa dibayangkan oleh kita. Demi ilmu pengetahuan, mereka rela menempuh jalur yang sangat berbahaya ini. Ada yang harus melewati tebing, jurang, jembatan 5 cm dan bahkan melewati zona yang setara dengan militer. Ohh mengerikan...Maka bersyukurlah kalian dimanapun berada kalian masih di mudahkan untuk bisa pergi kesekolah dengan kendaraan dan jalan yang serba dimudahkan. Dan ini dia jalan menuju ke sekolah yang berbahaya itu...

 Gulu, Cina

Anak-anak ini menempuh waktu selama 5 jam untuk bisa sampai ke sekolah.Luar biasa... Mereka berjuang melewati jalan terjal melalui pegunungan dan jalan itu lebarnya tidak lebih 1 kaki di sisi gunung itu.

Sumatra, Indonesia


Anak ini dengan keberaniannya dan tekat yang kuat pergi ke sekolah dengan menyeberangi sungai sepanjang 30 meter di atas pijakan dan pegangan hanya menggunakan  tali dan sesudahnya mereka harus berjalan 7 km lagi untuk bisa sampai ke sekolah. Wahh capek juga yaa..cocok juga ini jadi mapala...hehe

Sanhhiang Tanjung


Daripada berjalan selama 30 menit, Anak-anaik ini di desa Sanghiang lebih memilih melintasi jembatan gantung yang rusak di atas sungai yang dalam. Cukup mengerikan,entar kalau jatuh gimana? Pastinya mereka juga pada pinter-pinter berenang kali ya...
 
Zhang Jiawan Village, China Southern


Di suatu daerah pegunungan di negara China, anak-anak itu harus mendaki banyak tangga kayu untuk bisa sampai ke Sekolah.Tapi seru juga lho kayanya bisa sambil olahraga pagi-pagi gitu udah naik ke puncak-puncak gunung.Hehe...

Zanskar, India Himalaya

 Anak-anak ini menavigasi lingkungan yang dingin yang penuh salju dan es untuk sampai ke sekolah asrama di Himalaya. So untuk bisa seperti mereka...Jangan lupa siapkan jaket dan pakaian yang tebelnya ber lipat-lipat.

Java, Indonesia

Untuk bisa sampai ke Sekolah anak-anak ini melewati jembatan gantung dengan jalan selebar 2 jangkah dengan menggunakan sepeda onthelnya.Wuiih..ngeri sekali..Perjalanan ini menuju  Desa Suro ke Desa Plempungan. Ini jalan yang tidak aman sekali ,namun kebanyakan anak memilih rute ini karena hanya membutuhkan waktu sekitar 6 km untuk bisa samapi ke Sekolah.
 
Provinsi Rizai, Manila Filipina


Demi sampai ke sekolahan anak-anak ini hanya menggunakan tabung ban hitam untuk menyeberangi sungai yang luas dan dalam untuk sampai ke sebuah desa terpencil di Provinsi Rizai, yang hanya sebelah timur dari ibukota Manila.

Vietnam Anak-anak menuju ke Trong Hoa Komune

Anak-anak ini untuk bisa sampai ke Sekolah harus berenang melintasi 45 meter luas sungai, dengan 30 meternya sungai yang sangat dalam. Mereka harus membawa pakaian serepuntuk ganti saat berenang,dan pakaina sekolahnya di taruh kantong plastik untuk menjaga agar tidak basah seragam sekolahnya. Salut sekali dengan perjuangan anak-anak ini...

Gondola Jembatan di Nepal


Seperti yang Anda lihat gadis-gadis ini menggunakan kawat gantung  dari baja ini utnuk bisa sampai ke sekolah. Ngerinya kawat gantung itu di atas sungai sob... Ada juga yang pernah kecelakaan di kawat gantung itu, sehingga penduduk setempat pernah mencoba membuat jembatan yang lain yang bukan dengan kawat seperti itu.

Columbia hanya sebelah tenggara dari Bogota


Sejumlah anak-anak yang tinggal di suatu hutan hujan di Columbia menggunakan kabel baja untuk melwati lembah ke lembah agar sampai ke Sekolahan. Kabel ini adalah satu-satunya carayang harus di tempuh anak-anak untuk ke sekolah. Kabel ini cukup panjang lho, kira-kira sampai 800 meter yang membentang di atas sungai mengamuk di Rio Negro. Sungai ini termasuk sungai terbesar di dunia juga lho...

Beldanga, India


Anak-anak ini menumpuk pada Bajaj ini untuk menju ke sekolahannya.Mereka tidak takut jatuh dan bahkan ada yang bergelantungan juga di bajaj. Oleh karena itu bajajini dinamakan dengan tuktuk untuk perjalanan mereka ke sekolah di suatu daerah di Beldanga, India.

Galle Fort di Sri Lanka


Gadis sekolah ini berjalan di atas papan kayu tipis diantara 2 batu dengan ketinggian yang cukup tinggi di dasar tanah..Tetapi dengan semangat dan tekat yang kuat rasa ketakutan itu bisa mereka hilangkan dengan sendirinya demi menuntut ilmu di sekolah. Rute ini ada di sekitar  abad ke-16 di daerah Galle Fort di negara Sri Lanka.


Scroll To Top