Alasan Nggak Enaknya Punya Pacar

Ternyata punya pacar itu nggak selalu enak guys, karena banyak juga sisi nggak enaknya. Mungkin kamu yang punya pacar pernah ngalamin hal-hal nggak enak seperti di bawah ini.

Selalu menjadi terdakwa karena selalu dicurigai




Punya pacar posesif memang membuat kita menjadi seperti terdakwa, karena selalu dicurigai. Kadang kita sendiri nggak tahu apa salah kita, tapi tetap saja dicurigai, dikuntit ke mana-mana, dan parahnya lagi kalau ponsel juga ikut disadap. Haduh, beneran deh buat frustasi.


Terkekang



Meskipun tidak semua orang memiliki kebiasaan mengekang pasangan mereka, tapi juga tidak sedikit orang yang suka mengekang hak kebebasan pasangan. Pasti menyebalkan sekali kan guys, kalau kita tidak boleh pergi ke sana, tidak boleh ke situ, tidak boleh pergi dengan teman yang ini, yang itu.

Aduuuhh, punya pacar seperti pokoknya rempong sekali.
Masa pergi ke mana-mana harus bareng pacar? Emangnya ke toilet juga harus bareng pacar? Kan enggak banget.




Jadi tidak bebas


Bagaimana bisa bebas kalau sudah dikekang?
Sebaiknya untuk semua orang pengekang di dunia ini, berhentilah bersikap seperti itu.
Kenapa? Karena pasangan kamu adalah manusia yang butuh sosialisasi, kesenangan, hiburan, bukan hewan ternak yang harus terus-menerus dikurung dan bisa keluar kalau digembalakan.


Cerewet


Yah, punya pacar yang cerewet memang ibarat membeli radio rusak yang terus-terusan ngedumel tapi tidak bisa di stop. Suaranya itu loh, ya ampuun. Bikin telinga jadi tuli. Di dalam sms ceramah, di telepon ceramah, waktu ketemu juga sama saja ceramah. Ya, ampun guys, pacar kamu itu telinganya nggak setebal kulit badak, kaleeee.


Mengganggu


Lagi asik nongkrong bareng teman, tiba-tiba pacar muncul dan langsung ngomel ke kamu, Cuma karena kamu ngga bilang sama si dia kalau kamu mau nongkrong. Rasanya tuh, pasti malu banget.

Saya juga pernah ngalamin kejadian yang seperti ini. Nah ceritanya itu begini, waktu itu saya pergi nongkrong bareng temen dan ngga bilang sama dia, nah waktu saya dan teman-teman lagi makan guys, tiba-tiba dia nelpon saya dan karena saya itu jujur (kadang-kadang), saya bilang kalau saya lagi makan sama temen, nah terus dia nanya di mana alamatnya dan saya sebutin. Terus, kalian tahu nggak apa yang terjadi? Sekitar 10 menit kemudian dia sudah muncul di tempat saya nongkrong dan langsung nyuruh saya pulang, udah gitu saya disuruh jalan kaki lagi. Kan nggak banget punya pacar seperti itu, ya kan? Udah malu-maluin, ngeselin lagi.
Besoknya langsung saya putusin karena saya emosi tujuh turunan sama dia.


Marah-marah nggak jelas


Bukan hanya perempuan saja yang suka marah ngga jelas kepada pasangannya, karena ternyata banyak juga cowok yang suka marah nggak jelas.

Kalau menurut saya, perempuan marah nggak jelas itu sih wajah (mungkin saja dia lagi PMS), nah kalau lelaki apa coba alasannya? Pasti nggak ada, selain “ada masalah”, padahal semua orang kan punya masalah (Modus gue aja karena gue juga perempuan dan nggak mau disalahkan “hahaha”).

Tapi sebenarnya baik laki-laki maupun perempuan sebaiknya jangan suka marah nggak jelas karena akan memancing emosi pasangan kamu yang tidak tahu apa-apa tapi tiba-tiba kena damprat.

Sebaiknya, kalau marah itu yang jelas (alasannya jelas, sebab-akibatnya jelas), untuk menghindari perang dunia ke-tiga dengan pasangan kamu.


Teman terbatas


Pernah ngerasa yang seperti ini nggak sih?
Ada beberapa orang yang benar-benar membatasi pergaulan pasangannya, tidak memperbolehkan pasangannya berteman dengan lawan jenis. Sehingga akhirnya pacarnya jadi terbatas pergaulannya dan bahkan nyaris tidak memiliki teman baru (selain yang itu-itu saja, yang sudah disahkan oleh pasangannya untuk menjadi temannya).

Wah, kalau saya males banget punya pacar seperti ini. Bakalan saya tending kalau berani ngatur-ngatur saya untuk bergaul dan berteman.
Lagian kalau sudah bisa pacaran itu kan berarti bukan anak-anak lagi, pasti tahulah batasan berteman. Kecuali kalau pacar kamu adalah tipe orang yang tidak tahu diri.


Pesan yang dikirimkan sama saja, membuat bosan
 



Nah, ini salah satu alasan yang membuat saya males bangeeet punya pacar.
Kenapa? Soalnya pesan yang dikirimkan pasti sama semua (pagi, siang, malam) isi pesannya itu-itu saja.
Contohnya nih ya, sudah sarapan?, sudah makan siang?, sudah makan malam?
Oh My…. Rajin banget ngirim pesan seperti itu setiap hari? saya saja yang membacanya bosan.

Saya adalah tipe orang yang mudah bosan, dan jenuh. Jadi kalau dapat pesan seperti itu terus setiap hari, maka bisa dipastikan kalau hubungan tidak akan bertahan lama lagi.
Karena saya itu maha bosan dan maha sinting untuk menanggapi pesan tidak penting seperti itu.


Sok tahu


Apa kalian punya pengalaman dengan peramal? Maksud saya bukan peramal sungguhan yang selalu berjubah hitam dan membawa bola Kristal ke mana-mana guys, tapi yang sok tahu.

Yang ketika melihat kamu membaca pesan di ponsel kamu, kemudian langsung bilang “pasti dari selingkuhan kamu ya?”
Aduh, ogah banget kan punya pacar sotoi seperti itu?
Lebih baik lagi kalau dia tanya baik-baik “Pesan dari siapa?” Nah, itu kan lebih menyenangkan untuk didengar.


Tidak bisa melirik cewek/cowok lain



Masih banyak sebagian orang yang sudah memiliki pasangan yang menyesalkan statusnya. Apalagi kalau lagi jalan berdua kemudian ketemu dengan orang yang sudah lama kita suka, waduh kan jadi ketahuan kalau kita bukan jomblo lagi.

Dan kalau lagi jalan berdua pasti tidak bisa melirik ke kanan dan kiri karena ada satpam di samping kamu (pacar kamu).


Banyak permintaan


Mau atau tidak mau memang harus diakui kalau memiliki pacar yang punya seribu satu permintaaan itu seperti tertimpa bencana (kadang-kadang).

Yang paling mengesalkan adalah jika mungkin kamu sedang sibuk terus si dia sms minta jemput di sini, minta diantar ke situ, minta dibeliin ini, minta dibeliin itu, pokoknya apapun alasannya, yang pasti intinya adalah "minta".
"Emang lu kira gue Om Jin yang bisa langsung mengabulkan permintaan?"

Tapi yang lebih menyedihkan karena kamu cuma bisa mengeluhkah hal ini kepada teman kamu tanpa berani langsung protes ke pacar kamu.
Haduh, mengenaskannya hidupmu, Nak.

By: Desy L

Scroll To Top